Mau beli komputer tetapi listrik hanya 450 watt? Silahkan cari tahu di sini
mengenai bisa atau tidaknya sebuah komputer beroperasi pada listrik rumah
450 watt, yuk disimak.
Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini Mimin
akan membahas seputar penggunaan komputer pada rumah dengan
daya listrik
450 watt.
Seperti yang kita tahu, listrik 450 watt merupakan golongan daya terendah dari
semua sambungan daya PLN yang tersedia sekarang ini dan penggunanya terbilang
cukup banyak, yakni lebih dari 9 juta pelanggan.
Kendala yang sering dihadapi oleh kelompok daya ini adalah terbatasnya
perangkat elektronik yang bisa digunakan di rumah sebagai konsekuensi dari
minimnya besaran daya yang dimiliki.
Penggunanya harus berpikir berulang kali sebelum menambah perangkat listrik
baru karena ditakutkan persediaan daya di rumah tidak mencukupi.
Lantas, bagaimana dengan penggunaan komputer? Apakah memungkinkan beroperasi
pada rumah dengan listrik 450 watt?
Sebenarnya, bisa kok pengguna listrik 450 watt memakai komputer di rumahnya,
hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar komputer bisa
beroperasi dengan stabil.
Baiklah, untuk lebih jelasnya langsung saja simak uraian berikut ini…
Pemakaian Komputer pada Listrik 450 Watt
Untuk menyalakan komputer pada listrik 450 watt, maka pastikan komputer yang
digunakan memiliki konsumsi daya yang rendah agar tidak membebani pasokan
listrik rumah.
Sebagai contoh, seperangkat komputer dekstop dengan spesifikasi dan kebutuhan
standar, seperti pengetikan (non gaming/editing) membutuhkan daya listrik
rata-rata sebesar 100 – 125 watt.
Atau, kalau mau lebih hemat listrik lagi, maka bisa menggunakan komputer
portable atau laptop dengan kebutuhan listrik yang hanya sekitar 40 – 60 watt.
Pada komputer tipe desktop, ada dua komponen yang butuh perhatian lebih,
seperti kartu grafis (GPU) dan prosesor, karena kedua komponen inilah pemakai
listrik terbesar pada sebuah komputer.
Terkait dengan kedua komponen tersebut, penting diketahui bahwa semakin tinggi
kapasitas GPU dan kecepatan prosesor, maka semakin tinggi pula kebutuhan
listriknya.
Untungnya saja, sekarang ini telah tersedia teknologi prosesor dengan GPU
internal yang tersemat di dalamnya, sehingga kita tidak perlu lagi membeli GPU
terpisah untuk kebutuhan grafis.
Hal ini bisa mengeliminasi kebutuhan listrik puluhan watt.
Komputer dengan penggunaan standar seperti pengetikan, maka prosesor dengan
GPU internal sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan.
Jadi, bagi pengguna listrik 450 watt, memakai prosesor dengan GPU internal
mungkin bisa menjadi pilihan yang bijak.
Hal-hal Lain yang Perlu Diperhatikan
Selain pemilihan komputer itu sendiri, terdapat hal-hal lain yang perlu
diperhatikan sebelum mengoperasikan komputer pada listrik 450 watt.
Penggunaan UPS atau stabilizer sangat dianjurkan untuk menjaga pasokan listrik
agar tidak terputus tiba-tiba, sekaligus menghindari kerusakan pada komponen
komputer akibat fluktuasi listrik yang tidak stabil.
Selanjutnya, pastikan tidak ada perangkat listrik lain berdaya listrik besar
yang menyala saat komputer digunakan, misalnya pompa air.
Matikan semua perangkat listrik yang tidak diperlukan agar pasokan listrik
cukup untuk menjalankan komputer dengan stabil.
Terakhir, jangan lupa untuk mematikan komputer ketika tidak digunakan. Hal ini
tidak hanya menghemat daya listrik, tetapi juga dapat memperpanjang umur
komponen komputer.
Kesimpulan
Penggunaan komputer pada rumah dengan listrik 450 watt memang memungkinkan,
namun perlu memperhatikan beberapa hal untuk menjaga stabilitas pasokan
listrik dan mencegah kerusakan pada komponen komputer.
Dengan memilih komponen yang efisien dan mematuhi petunjuk penggunaan yang
tepat, penggunaan komputer pada listrik 450 watt dapat dilakukan tanpa
masalah.
Demikianlah penjelasan tentang bisa atau tidaknya rumah dengan listrik 450
watt memakai komputer, bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.