Banyak yang tertarik menggunakan mesin cuci, tetapi mereka masih ragu
mengenai konsumsi listriknya. Yuk mari kita hitung pemakaian listrik mesin
cuci untuk mengetahui boros atau tidaknya alat ini.
Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini Mimin
akan mengulas seputar boros atau tidaknya pemakaian
listrik sebuah
mesin cuci.
Tidak bisa dipungkiri, mesin cuci merupakan salah satu peralatan listrik rumah
tangga yang lumayan membantu pekerjaan rumah.
Bagaimana tidak, dengan alat ini kita tidak perlu lagi melakukan aktivitas
mencuci pakaian secara manual yang sangat melelahkan itu.
Mimin sendiri telah menjadikan mesin cuci sebagai peralatan yang wajib ada di
dalam rumah, mesin cuci yang Mimin pakai sekarang ini adalah mesin cuci ketiga
selama berumah tangga.
Jadi, soal pemakaian listrik mesin cuci, Mimin bisa berbicara banyak karena
telah menjadi pemakai mesin cuci bertahun-tahun lamanya.
Secara umum, dalam menilai pemakaian listrik suatu produk, apakah ia boros
listrik atau tidak, tentu harus ada yang dijadikan patokan.
Dalam hal ini, Mimin rasa total konsumsi watt listrik ketika beroperasi dan
impact yang diberikan, bisa menjadi patokan yang ideal.
Pertanyaannya kemudian, berapa kisaran pemakaian watt listrik yang
dikategorikan hemat dan berapa watt yang dikategorikan boros?
Jawabannya tentu saja akan berbeda-beda karena setiap orang punya penilaian
tersendiri.
Namun, Mimin lebih suka menerapkan pengukuran langsung agar didapatkan
penilaian objektif mengenai boros atau tidaknya sebuah mesin cuci.
Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak uraian berikut ini…
Mengukur Pemakaian Listrik Mesin Cuci
Faktanya, konsumsi listrik mesin cuci cenderung berubah-ubah saat bekerja
memproses cucian, di mana setiap pola/mode dan siklus pencucian
memperlihatkan nilai penggunaan daya yang berbeda.
Hal ini didasarkan pada hasil pengukuran langsung menggunakan alat power
watt meter yang dapat mengukur konsumsi listrik mesin cuci secara real time.
Berikut ini adalah gambar dari alat power watt meter:
Pada percobaan pengukuran kali ini, Mimin menggunakan mesin cuci di rumah,
yaitu mesin cuci otomatis merk LG tipe front loading kapasitas 8,5 kg yang
telah dilengkapi dengan mode pencucian air panas.
Sebelum memulai pengukuran, Mimin melakukan konfigurasi alat terlebih
dahulu dengan susunan: stop kontak utama >> watt meter >> colokan mesin cuci.
Mesin cuci dibebani pakaian sekitar 8 kg menggunakan mode pencucian Mixed
Fabric (non water heat), berikut ini hasil pengukurannya:
- Mesin cuci mengisi air = 70 – 80 watt
- Mode wash = 108 watt
- Mode spin 1200 RPM = 300 – 400 watt
Total listrik yang dikonsumsi selama 82 menit pencucian adalah 0,4 kWh
atau setara dengan Rp. 576, jika dihitung menggunakan tarif listrik 1300
VA (Rp. 1444,70/kWh).
Kalau menggunakan air panas, berapa Min listriknya? Mimin sempat
mencobanya, tetapi listrik jeglek.
Dari sini, ketahuan pula bahwa ternyata daya listrik rumah 1300 VA tidak
cukup untuk menjalankan mode pencucian air panas, sepertinya butuh daya
2200 VA ke atas.
Apakah Mesin Cuci Boros Listrik?
Sekarang, mari kita gunakan hasil pengukuran di atas untuk menjawab
pertanyaan utama kita dalam artikel ini tentang boros atau tidaknya
konsumsi listrik mesin cuci.
Dari hasil pengukuran yang didapatkan, Mimin berani berpendapat bahwa
konsumsi listrik mesin cuci tidaklah boros, bahkan sangat hemat.
Coba bayangkan, dengan beban sekitar 8 kg dan proses pencucian selama 82
menit, mesin cuci hanya mengonsumsi listrik sebesar 0,4 kWh.
Jika dikonversi ke dalam rupiah, maka biaya konsumsi listriknya adalah Rp.
576 (dihitung berdasarkan tarif 1300 VA).
Bandingkan saat pakaian tersebut dibawa ke laundry, pakaian 8 kg itu akan
dikenakan biaya sekitar Rp. 40.000 (tarif laundry Rp. 5.000/kg).
Penutup
Jadi, tidak usah ragu menggunakan mesin cuci sebab konsumsi listriknya
tidaklah boros seperti yang ditakutkan. Justru sebaliknya, sangat hemat
yaitu hanya 0,4 kWh untuk sekali pencucian.
Demikianlah penjelasan tentang boros atau tidaknya penggunaan listrik
mesin cuci, bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.
Baca Juga: