Inilah Genset yang Cocok untuk Sound System

Apakah Anda sedang berencana membeli genset untuk keperluan sound system?
Udah tahu belum tipe genset yang cocok? Nah, mimin telah membahasnya di
sini, yuk disimak
.

Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini mimin
akan membahas jenis genset penghasil
listrik yang
cocok untuk menghidupkan semua perangkat sound system.

Informasi ini biasanya banyak dicari oleh para pengusaha jasa sound system
yang memang sangat membutuhkan genset sebagai perangkat penunjang.

Genset ini nantinya akan berfungsi sebagai sumber listrik bagi seluruh
peralatan sound system yang menjadi komponen paling vital pada bidang usaha
ini.

Sebab, bagus tidaknya sebuah jasa sound system ditentukan oleh kualitas
suaranya, jika suaranya mantap, maka jasanya pasti akan laris manis di
masyarakat.

Nah, salah satu unsur yang mempengaruhi kualitas suara dari sound system
adalah tercukupinya supply listrik untuk keseluruhan perangkat, seperti; power
amplifier, audio mixer, equalizer, crossover aktif, dan speaker.

Jika kebutuhan listriknya kurang mencukupi, maka suara yang dihasilkan akan
serak atau tertahan meski telah menggunakan perangkat sound spesifikasi
tinggi.

Lantas, genset seperti apa yang cocok untuk menangani kebutuhan listrik sound
system? Baiklah, berikut ini penjelasan lengkapnya…

Genset yang Cocok untuk Sound System

Untuk mengetahui jenis genset yang cocok untuk perangkat sound system adalah
dengan melihat jumlah dan spesifikasi masing-masing perangkat yang dipakai,
misalnya untuk skala sound system standar, kapasitas gensetnya sebesar 3000 VA (2400 watt) s.d. 5000 VA (4000 watt).

Daya tersebut sudah lumayan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik beberapa
peralatan sound system seperti power amplifier, audio mixer, equalizer,
crossover aktif, dan speaker.

Untuk menjaga kestabilan suara yang dihasilkan oleh sound system, maka
kapasitas genset sebaiknya 2 kali lebih besar dari total kebutuhan listrik
seluruh perangkat.

Di bawah ini, mimin coba rincikan kebutuhan listrik masing-masing peralatan
sound system untuk skala penggunaan standar:

1. Power Amplifier

Power amplifier merupakan salah satu perangkat wajib pada sound system,
fungsinya untuk menguatkan suara yang akan diteruskan ke speaker.

Untuk kelas sound system standar, tipe power amplifier yang sering digunakan
adalah amplifier dengan spesifikasi daya 1000 watt.

Power amplifier dengan spesifikasi tersebut sudah bisa digunakan untuk
menangani 4 buah speaker 12 inch atau 3 buah speaker 15 inch.

Semakin besar power amplifier yang digunakan, maka semakin banyak pula jumlah
speaker yang bisa ditangani.

2. Audio Mixer

Perangkat sound system selanjutnya adalah audio mixer yang berfungsi sebagai
pencampur suara sebelum suara tersebut diteruskan amplifier menuju speaker.

Audio mixer kelas standar 6 channel memiliki spesifikasi daya rata-rata
sebesar 1200 watt, semakin banyak jumlah channelnya, maka semakin besar pula
daya listriknya.

3. Equalizer

Perangkat sound system juga dilengkapi dengan alat yang bernama Equalizer (EQ)
di mana alat ini berfungsi untuk mengatur suara dari mixer sebelum masuk ke
amplifier.

Kebutuhan listrik untuk perangkat ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan 2
perangkat sebelumnya, yaitu tidak lebih dari 100 watt.

4. Crossover Aktif

Perangkat sound system kadang juga dilengkapi dengan peralatan tambahan yang
bernama crossover aktif, fungsinya untuk membagi frekuensi sinyal suara
sebelum dikuatkan oleh amplifier.

Hampir sama dengan equalizer, daya listrik perangkat crossover aktif tidaklah
terlalu besar, yaitu rata-rata dikisaran 15 – 30 watt.

5. Speaker

Pada dasarnya, speaker tidak memiliki supply listrik langsung, tetapi dayanya
diambil dari amplifier, jadi pada perincian kali ini bisa diabaikan.

Dari perincian sederhana di atas, maka total kebutuhan listrik untuk perangkat
sound system kelas standar adalah:

  • Amplifier 1000 watt
  • Audio Mixer 1200 watt
  • Equalizer 50 watt
  • Crossover aktif 30 watt
  • Total 2280 watt

Sehingga, spesifikasi daya genset yang harus digunakan minimal 3 kVA watt,
lebih baik lagi jika menggunakan genset dengan spesifikasi daya hampir 2 kali
lebih besar, misalnya 5 kVa (4000 watt).

Penggunaan gensent dengan daya yang lebih besar untuk menjaga kestabilan suara
yang dihasilkan perangkat sound system.

Penutup

Jadi, Untuk mengetahui jenis genset yang cocok untuk perangkat sound system
adalah dengan melihat jumlah dan spesifikasi masing-masing perangkat yang
dipakai.

Misalnya, untuk skala sound system standar, kapasitas gensetnya sebesar 3000 VA (2400 watt) s.d. 5000 VA (4000 watt), sudah lumayan cukup menyalakan
power amplifier, audio mixer, equalizer, crossover aktif, dan speaker.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan tentang genset yang cocok untuk peralatan sound system,
bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.

Leave a Comment