Apakah Anda berencana untuk menambah daya listrik dari 1300 ke 2200 VA?
Udah tahu belum berapa biayanya di tahun 2024 ini? Nah, mimin telah
mengulasnya di sini, lengkap dengan prosedurnya.
Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini mimin
akan memberi informasi terbaru seputar biaya tambah daya
listrik dari
1300 VA ke 2200 VA.
Memang sih, kalau dipikir-pikir, para pemakai listrik 1300 VA lebih baik naik
daya saja ke 2200 VA, toh
tarif listriknya
sama saja, yakni Rp. 1444,70 per kWh.
Biayanya pun tidak mahal-mahal amat kok, biasanya kalau hanya naik satu
tingkat gitu, tidak sampai sejuta biaya penyambungannya, paling dikisaran
ratusan ribu saja.
Dengan daya 2200 VA, Anda bisa leluasa untuk menambah peralatan listrik baru,
misalnya saja ingin memasang AC, maka bisa 1 unit di ukuran 1 PK atau 2 unit
AC ukuran setengah PK.
Kalau daya rumahnya hanya 1300 VA, memasang AC 1 PK pasti akan keseringan
jeglek listriknya, dayanya kurang kuat untuk dipakai bersamaan dengan
peralatan listrik lainnya.
Apalagi, sekarang ini hampir semua pekerjaan rumah sudah memakai listrik;
mencuci pakaian, memasak nasi, mengisi toren, bahkan membersihkan debu di
lantai pun ada yang menggunakan listrik.
Nah, untuk mengetahui apakah Anda perlu naik daya atau belum, silahkan
perhatikan kondisi kelistrikan di rumah Anda, kalau keseringan ngetrip maka
berarti Anda sudah harus naik daya.
Jika daya listrik rumah sekarang 1300 VA, maka bisa dinaikkan ke 2200 VA,
dijamin tidak akan ngetrip lagi.
Pihak PLN sendiri dengan senang hati melayani pelanggan yang ingin naik daya,
bahkan di waktu-waktu tertentu PLN sengaja mengadakan promo khusus
tambah daya
dengan biaya lebih murah.
Lantas, berapa biaya yang mesti dibayarkan untuk menaikkan daya dari 1300 VA
ke 2200 VA di tahun 2024 ini? Seperti apa prosedurnya?
Baiklah, informasi selengkapnya langsung saja simak uraian berikut ini…
Biaya Tambah Daya Listrik 1300 ke 2200 VA 2024
Untuk diketahui, berdasarkan tarif yang berlaku di tahun 2024 ini, biaya
tambah (upgrade) daya listrik PLN dari 1300 ke 2200 VA adalah Rp. 843.300.
Biaya ini merupakan biaya penyambungan daya baru 2200 VA, tetapi masih ada
tambahan biaya lainnya, seperti: Pajak Penerangan Jalan (PJJ) yang besarannya
tergantung daerah,
Uang Jaminan Langganan
(UJL) untuk pelanggan pascabayar, dan biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Mimin sarankan, jika daya lama masih menggunakan meteran pascabayar, sebaiknya
langsung beralih ke meteran prabayar di daya yang baru agar bebas dari biaya
Uang Jaminan Langganan (UJL).
Sebagai contoh, jika Anda pengguna listrik prabayar (token), bertempat tinggal
di Jakarta dan ingin melakukan tambah daya listrik dari 1300 ke 2200 VA, maka
rincian dan total biayanya adalah:
- Biaya penyambungan: Rp. 843.300
- Pajak Penerangan Jalan (2,4 % x rupiah token dikonversi kWh): Rp. 2.344.
- Rupiah Token Dikonversi ke kWh: Rp. 97.656.
- Biaya SLO: Rp. 110.000
- Total Estimasi: Rp. 1.053.300
Sementara itu, jika Anda pengguna listrik pascabayar, maka rincian dan total
biayanya adalah sebagai berikut:
- Biaya Penyambungan: Rp. 843.300
- Uang Jaminan Langganan (UJL): Rp. 135.801
- Biaya SLO: Rp. 110.000
- Total Estimasi: Rp. 1.089.101
Catatan:
- Perhitungan di atas menggunakan aplikasi resmi milik PLN bernama PLN Mobile.
-
Rupiah token dikonversi ke kWh adalah token listrik perdana yang akan
diisikan ke daya listrik baru, pilihannya bebas, pada perhitungan di atas
mimin pilih token 100 ribu. -
Biaya SLO sifatnya tidak wajib, bisa ada atau tidak, tergantung
pilihan pelanggan.
Namun, jika kebutuhan Anda belum terlalu mendesak untuk naik daya, mimin
sarankan untuk menunggu program promo tambah daya listrik dari PLN.
Untuk memperingati hari-hari tertentu, PLN sering membagikan voucher promo
tambah daya listrik bagi pelanggan yang ingin menaikkan daya.
Lumayan, bisa menghemat uang ratusan ribu rupiah, contohnya promo “Nyalakan
Kemerdekaan” di bulan Agustus lalu,
tambah daya
pelanggan hanya dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp. 170.845.
Bahkan, tidak jarang juga, promo tambah daya dari PLN ini tidak dipungut biaya
sepeser pun alias gratis.
Syarat Tambah Daya Listrik 1300 ke 2200 VA
Untuk melakukan migrasi daya listrik dari 1300 ke 2200 VA, ada beberapa
persyaratan yang wajib dipenuhi agar permohonannya bisa disetujui oleh PLN.
Syaratnya sendiri tidak sulit kok, hanya dibutuhkan beberapa dokumen, antara
lain:
- Fotokopi lembaran rekening listrik terakhir
- Fotokopi KTP pemohon.
- Lembar denah lokasi rumah atau bangunan.
Selain itu tentu saja siapkan biaya tambah daya listrik dengan besaran yang
telah disebutkan di atas.
Setelah semua dokumen persyaratan siap, maka Anda sudah langsung bisa
mengajukan permohonan penambahan daya listrik dari 1300 ke 2200 VA kepada PLN.
Prosedur Tambah Daya Listrik 1300 ke 2200 VA
Langkah atau prosedur penambahan daya listrik dari 1300 ke 2200 VA bisa
dilakukan dengan 2 cara, yaitu secara offline dan online.
Baiklah, mimin akan jelaskan kedua cara ini:
1. Tambah Daya Listrik secara Offline
Langkah-langkah melakukan penambahan daya listrik secara offline,
antara lain sebagai berikut:
-
Datanglah ke kantor PLN di kota Anda, langsung saja ke bagian pelayanan
pelanggan. -
Jangan lupa bawa dokumen yang diperlukan (fotokopi rekening terakhir,
fotokopi KTP, dan denah lokasi rumah/bangunan). - Sampaikan maksud Anda bahwa ingin menaikkan daya dari 1300 ke 2200 VA.
-
Petugas kemudian menyodorkan formulir permohonan tambah daya yang harus
diisi dan ditandatangani. -
Setelah itu, Anda akan langsung diarahkan ke loket pembayaran untuk melunasi
biaya perubahan daya listrik. -
Urusan di kantor PLN sudah selesai, selanjutnya Anda hanya menunggu petugas
PLN datang ke rumah melakukan pemasangan daya baru.
2. Tambah Daya Listrik secara Online
Tidak hanya secara offline, prosedur tambah daya listrik bisa juga
dilakukan secara online dengan bantuan aplikasi PLN Mobile.
Berikut ini langkah-langkahnya:
- Download dan instal aplikasi PLN Mobile di Playstore.
- Masukkan semua data-data pendaftaran yang diminta.
- Kemudian, klik menu Ubah Daya dan Migrasi.
- Selanjutnya, scroll ke bawah dan klik Mulai.
- Masukkan Id Pelanggan, kemudian klik Cari.
-
Maka akan tampil Id Pelanggan tepat di bagian bawahnya, lalu klik
Lanjutkan. -
Akan tampil menu Pilih Titik Lokasi, cari titik lokasi yang akan
tambah daya, kemudian klik Lanjutkan. -
Akan tampil menu Pilih Layanan, selanjutnya Pilih Daya yang
dibutuhkan, misalnya 2200 VA. -
Kemudian, klik Koneksi Untuk, lalu pilih Rumah Pribadi, lalu
klik Lanjutkan. -
Selanjutnya, Pilih Token yang diinginkan, misalnya Rp. 100.000,
kemudian klik Lanjutkan. -
Akan masuk ke menu Isi Data Pelanggan, isilah semua data yang diminta
dengan lengkap. -
Kemudian klik tulisan
“Dengan ini Saya menyatakan bahwa permohonan pengajuan ini telah
disetujui oleh pemilik persil/bangunan”, lalu klik Lanjutkan. -
Akan masuk ke menu Ringkasan data-data yang telah dimasukkan,
selanjutnya klik Kirim Permohonan. -
Permohonan sudah masuk ke PLN, kemudian akan tampil menu
Syarat dan Ketentuan, klik Setuju. - Akan tampil pemberitahuan Permohonan Berhasil, klik Ok.
-
Selanjutnya akan masuk ke menu Verifikasi, masukkan kode verifikasi
yang dikirimkan oleh PLN ke email atau no hp, lalu klik Kirim. -
Akan tampil menu Detail Permohonan, perhatikan bagian No. Registrasi,
nomor registrasi inilah yang digunakan untuk pembayaran. - Kemudian, scroll ke bawah, klik Lanjutkan Pembayaran.
- Selesai.
menghubungi Anda via telepon untuk mengatur rencana pemasangan daya baru 2200
VA.
Konsekuensi setelah Tambah Daya Listrik
Penting untuk pelanggan ketahui, mungkin ada beberapa konsekuensi yang bisa
saja terjadi setelah melakukan penambahan daya listrik dari 1300 ke 2200 VA,
berikut ini di antaranya:
1. Meteran Diganti ke Prabayar
Jika selama ini Anda menggunakan meteran lama jenis pascabayar, maka mungkin
saja petugas akan melakukan penggantian meteran pada sambungan daya yang baru
ke jenis prabayar (token).
Hal ini merupakan bagian dari kebijakan PLN yang akan memperbaharui semua kWh
meter pelanggan dengan smart meter yang lebih canggih dan akurat
pengukurannya.
Namun, kebijakan ini bergantung juga pada persediaan kWh meter prabayar di
kota Anda, karena terkadang meteran baru belum tersedia sehingga tidak
dilakukan penggantian.
Kalau menurut Mimin sih, lebih baik diganti saja dengan meteran baru ke jenis
prabayar, toh tidak dipungut biaya apa-apa alias gratis, kemudian Anda juga
akan terbebas dari biaya beban listrik.
2. Biaya Beban Listrik Bertambah
Jika pada proses penyambungan daya baru masih mempertahankan meteran lama
(pascabayar), maka berarti biaya beban listrik di rumah Anda akan bertambah.
Ketika masih menggunakan daya 1300 VA biaya beban listriknya sebesar Rp.
75.124, biaya ini akan bertambah di sambungan daya yang baru 2200 VA menjadi
sebesar Rp. 127.134.
Biaya ini akan berlaku di saat pemakaian listrik Anda di bawah nilai Rekening
Minimum (RM) yang ditetapkan oleh PLN.
Misalnya, rumah Anda sedang kosong selama sebulan penuh dan tidak ada
pemakaian listrik, Anda harus tetap membayar tagihan listrik sebesar biaya
beban di atas.
3. Pembayaran Listrik Meningkat
Setelah melakukan migrasi daya ke 2200 VA, pembayaran atau pembelian listrik
mungkin saja meningkat karena adanya perubahan pola pakai, seperti penambahan
alat listrik baru.
Misalnya, sebelum melakukan migrasi daya Anda hanya memakai 1 unit AC, setelah
migrasi Anda membeli unit AC yang baru, maka otomatis pemakaian listrik Anda
meningkat.
Kecuali, pola pemakaian listrik Anda tidak berubah atau tidak ada penambahan
alat listrik baru, maka pembayaran listriknya akan sama saja karena antara
1300 VA dan 2200 VA tarifnya sama.
Kesimpulan
Jadi, berdasarkan tarif yang berlaku di tahun 2024 ini, biaya tambah daya
(upgrade) listrik PLN dari 1300 ke 2200 VA adalah sebesar Rp. 843.300.
Biaya ini merupakan biaya penyambungan dan belum termasuk biaya-biaya lainnya,
seperti: Pajak Penerangan Jalan (PPJ), UJL (bagi pelanggan pascabayar), dan
biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Baca Juga:
Demikianlah uraian tentang biaya tambah daya listrik PLN dari 1300 ke 2200 VA
tahun 2024, bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.