Penting bagi kita mengetahui nilai tegangan listrik rumah untuk memastikan
semua peralatan listrik mendapatkan tegangan yang dibutuhkan. Yuk, pelajari
di sini cara mengeceknya.
Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini Mimin
akan berbagi pengetahuan seputar cara mengecek nilai tegangan
listrik rumah.
Besar tegangan listrik PLN yang masuk ke rumah, normalnya berada pada rentang
nilai 220 s.d. 230 volt, dan kebanyakan peralatan listrik memang bekerja pada
tegangan tersebut.
Namun, karena sebab tertentu, tegangan listrik rumah kadang berada pada
kondisi yang tidak stabil di mana nilainya berada jauh di bawah atau di atas
nilai tegangan listrik PLN normal.
Suatu rumah dianggap sedang mengalami low voltage saat tegangan
listriknya berada di bawah nilai yang diketahui itu, dan dianggap
over voltage saat melebihi.
Hal ini jelas tidak baik bagi seluruh peralatan listrik di dalam rumah,
kinerjanya akan terganggu bahkan bisa rusak karena tidak mendapatkan tegangan
listrik yang dibutuhkan.
Kondisi tegangan listrik yang tidak stabil itu kebanyakan terjadi tanpa
disadari, seringkali semuanya tampak normal-normal saja, padahal telah
mengancam keberlangsungan peralatan listrik kita.
Anda mungkin pernah mengalami peralatan listrik yang tiba-tiba rusak padahal
pemakaiannya normal-normal saja? Nah, bisa jadi gara-gara listrik tidak stabil
penyebabnya.
Olehnya itu, penting untuk melakukan pemeriksaan tegangan listrik rumah secara
berkala sehingga bisa cepat terdeteksi ketika terjadi keadaan low atau
over voltage.
Lantas, bagaimana cara mengecek tegangan listrik rumah? Tenang saja, Mimin
telah menjelaskannya secara lengkap di sini.
Baiklah, langsung saja simak uraian berikut ini…
Cara Mengecek Tegangan Listrik Rumah
Bagi Anda pengguna listrik PLN prabayar (token), pengecekan tegangan listrik
sangatlah mudah, bahkan bisa dilakukan tanpa alat karena nilai tegangan
listrik dapat dilihat pada panel kWh meter.
Caranya adalah dengan menekan kode-kode tertentu pada keypad meteran listrik
+ enter, maka nilai tegangan listrik rumah akan langsung muncul pada
display.
Hanya saja, kode cek tegangan listrik ini biasanya berbeda-beda di setiap
merk kWh meter prabayar, misalnya pada meteran token merk ITRON, kode cek
tegangan listriknya adalah 41 + Enter.
Sementara, untuk meteran listrik prabayar (token) merk yang lain, kode cek
tegangan listriknya antara lain:
- kWh meter merk STAR, kode cek tegangan listriknya: 04 + Enter
- kWh meter merk HEXING, kode cek tegangan listriknya: 807 + Enter
- kWh meter merk GLOMET, kode cek tegangan listriknya: 41 + Enter
Lantas, bagaimana Min cara cek tegangan listrik rumah dengan meteran
listrik pascabayar?
Jadi, pada meteran listrik pascabayar, kita harus menggunakan alat ukur
untuk mengecek tegangan listriknya.
Alat ukur yang dipakai adalah multimeter, cara pakainya sendiri sangat mudah
kok, apalagi yang versi digital di mana hasil pengukuran tegangannya
langsung tampil dalam bentuk angka.
Baiklah, berikut ini langkah-langkah pengukuran tegangan listrik rumah pascabayar dengan multimeter digital:
- Siapkan multimeter digital, lengkap dengan probenya (merah dan hitam).
-
Jangan lupa untuk mengatur multimeter ke pengukuran tegangan listrik AC
(V). - Pergi ke stop kontak rumah.
-
Masukkan probe merah ke salah satu lubang stop kontak dan probe hitam ke
lubang yang kedua. -
Lihat angka yang tampil pada display multimeter, segitulah nilai tegangan
listrik rumah.
Gimana, sangat mudah bukan? Kepada pengguna meteran listrik pascabayar,
Mimin sarankan untuk mempunyai multimeter digital di rumah agar bisa
melakukan pengecekan tegangan listrik secara berkala.
Bagaimana Jika Tegangan Listrik Rumah Tidak Normal?
Setelah mengecek tegangan listrik rumah, dan ternyata nilainya jauh dari
tegangan listrik PLN normal (low/over voltage), berarti harus segera
dilakukan tindakan penormalan.
Untuk tujuan ini, kita mesti membuat pengaduan kepada pihak PLN karena
tindakan penormalan tersebut adalah kewenangan dari petugas PLN.
Cara pengaduannya sangat mudah, tidak perlu datang langsung ke kantor PLN,
tetapi bisa dilakukan via telepon di nomor call center PLN (kode area) 123.
Berikut ini langkah-langkahnya:
-
Hubungi petugas PLN di nomor (kode area) 123, misalnya Anda yang berada di
Jakarta tekan nomor (021) 123. -
Setelah terhubung, ceritakan masalah tegangan listrik rumah Anda yang
tidak stabil (sebutkan nilainya). - Petugas akan segera mencatat keluhan Anda.
-
Biasanya PLN akan meminta nomor ID meteran/pelanggan Anda dan nomor
telepon yang dapat dihubungi. -
Kemudian, tunggu sampai ada petugas PLN yang menelpon di nomor yang
diberikan tadi. -
Terakhir, PLN akan mengirimkan petugas ke rumah Anda untuk melakukan
perbaikan.
Penutup
Oleh karena nilai tegangan listrik menjadi sesuatu yang penting untuk
diperhatikan, sebaiknya lakukan pengecekan secara berkala agar bisa segera
terdeteksi ketika terjadi ketidaknormalan.
Anda bisa melakukannya sekali tiap bulan demi menjaga keberlangsungan
peralatan listrik Anda di rumah.
Demikianlah informasi tentang cara mengecek tegangan listrik rumah, bagikan
jika dirasa bermanfaat, terima kasih.
Baca Juga: