Apakah MCB listrik rumah Anda sering turun? Udah tahu belum apa
penyebabnya? Gak usah bingung, Mimin telah menjelaskannya di sini lengkap
dengan cara mengatasinya, yuk di simak.
Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini Mimin
akan berbagi pengalaman dalam mengatasi
MCB listrik
rumah yang sering turun.
Beberapa hari yang lalu Mimin diminta tolongin oleh tetangga untuk mengecek
kondisi kelistrikan di rumahnya yang sering padam karena MCB listrik turun
terus.
Si tetangga mengatakan bahwa kejadian tersebut selalu terulang meski tuas MCB
telah dinaikkan kembali, tetapi tidak lama kemudian MCB pasti akan turun lagi.
Seperti yang kita tahu, kejadian turunnya tuas MCB listrik disebut dengan trip
atau jeglek, dan memang mekanisme ini merupakan bagian dari fungsi MCB sebagai
pengaman instalasi listrik.
Ketika listrik rumah mengalami gangguan, seperti beban berlebih atau
korsleting (hubung singkat), maka gangguan tersebut akan direspon oleh MCB
dengan mematikan seluruh listrik rumah (trip/jeglek).
Jadi, sebenarnya turunnya MCB merupakan bagian dari mekanisme pengamanan
instalasi listrik yang diaktifkan oleh MCB untuk menghindari kerusakan lebih
lanjut pada instalasi.
Olehnya itu, penyebab turunnya MCB bisa dicari dengan memeriksa keseluruhan
jaringan listrik rumah, jangan-jangan memang terjadi masalah pada instalasi
listrik.
Baiklah, berikut ini Mimin jelaskan lebih lanjut…
Penyebab MCB Listrik sering Turun
Untuk diketahui, MCB listrik yang sering turun (trip/jeglek), umumnya
disebabkan oleh pemakaian beban listrik yang terlalu tinggi atau melebihi
batas daya yang dapat ditanggung MCB.
Selain itu, MCB juga bisa turun karena terjadi gangguan instalasi listrik,
seperti korsleting (hubung singkat) pada kabel atau pada komponen internal
peralatan listrik.
Namun, apabila semua dirasa normal-normal saja, tetapi MCB tetap turun juga,
maka berarti memang MCB listrik telah rusak dan harus segera diganti.
Baiklah, mari kita bahas satu per satu penyebab-penyebab tersebut:
1. Beban Listrik Melebihi Batas
Penyebab paling umum dari turunnya MCB listrik adalah pemakaian beban listrik
yang terlalu tinggi atau melebihi batasan daya yang mampu ditanggung oleh MCB.
Hal ini dapat terjadi jika terdapat peralatan atau mesin yang menggunakan daya
listrik besar di rumah, seperti AC atau kompor listrik, yang menyebabkan beban
listrik meningkat secara tiba-tiba.
Perlu diingat bahwa MCB listrik itu berfungsi sebagai pembatas daya, dengan
alat inilah PLN mengatur besaran daya yang masuk ke rumah-rumah pelanggan.
Jika batasan dayanya terlampaui, maka tuas MCB akan langsung turun atau jeglek
dan kejadian ini akan berlangsung terus selama beban listrik belum dikurangi.
2. Terjadinya Korsleting pada Kabel
Selain pemakaian daya berlebih, turunnya MCB listrik sering juga disebabkan
oleh terjadinya korsleting atau hubung singkat pada kabel instalasi listrik.
Korsleting terjadi ketika kabel fasa dan netral saling bersentuhan akibat
terbukanya selubung pelindung (isolator) masing-masing kabel.
Pemicunya kebanyakan karena panas yang membuat selubung tersebut meleleh atau
terbakar.
Korsleting rawan terjadi pada kabel-kabel kualitas rendah atau kabel yang
ukurannya tidak sesuai dengan spesifikasi yang disarankan.
3. Korsleting pada Komponen Internal Peralatan Listrik
Selain kabel, korsleting atau arus pendek juga rawan terjadi pada komponen
internal peralatan listrik yang mengakibatkan turunnya MCB listrik.
Jenis peralatan listrik yang rawan mengalami korsleting adalah peralatan yang
di dalamnya terdapat komponen motor atau dinamo, seperti kulkas, mesin cuci,
pompa air, dan kipas angin.
Dinamo yang korslet akan menyebabkan timbulnya arus pendek, efeknya tidak
hanya pada peralatan listrik, tetapi dapat mempengaruhi keseluruhan jaringan
listrik rumah.
Mimin pernah punya pengalaman menangani MCB listrik yang turun, setelahnya
diperiksa ternyata penyebabnya adalah korslet pada kulkas, baca di sini:
Listrik Mati saat Menyalakan Kulkas.
4. MCB Rusak
Selain ketiga penyebab di atas, MCB yang sering turun bisa juga disebabkan
karena kondisi MCB listrik yang memang telah rusak.
Seiring dengan lamanya pemakaian, komponen-komponen MCB rawan mengalami
keausan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Di dalam sebuah MCB, terdapat komponen yang bernama
thermal tripping yang berfungsi sebagai pemutus hubungan arus listrik
berdasarkan peningkatan suhu.
Komponen tersebut terhubung dengan tuas ON-OFF MCB melalui sebuah pegas,
kebanyakan masalah MCB yang sering turun disebabkan oleh keausan pada komponen
ini.
Cara Mengatasi MCB yang Sering Turun
Untuk mengatasi masalah tuas MCB yang sering turun, maka kita perlu melakukan
pemeriksaan menyeluruh untuk mencari titik penyebabnya.
Namun, terdapat beberapa tanda atau ciri yang dapat diperhatikan untuk
membantu proses identifikasi, antara lain:
-
Jika turunnya MCB berlangsung dalam waktu yang sangat singkat
(dinaikkan-turun lagi), maka kemungkinan penyebabnya adalah korsleting atau
hubung singkat. -
Jika turunnya MCB memiliki jeda waktu sekian menit, maka kemungkinan
penyebabnya adalah beban berlebih. -
Jika turunnya MCB terjadi dalam waktu sekian jam, maka kemungkinan
penyebabnya adalah kondisi MCB yang telah aus atau rusak.
Nah, sekarang coba perhatikan, mana di antara ketiga ciri tersebut yang cocok
dengan kondisi MCB listrik Anda.
Jika penyebab turunnya MCB dicurigai karena korsleting, maka Anda harus
mencari titik korsletingnya, bisa pada kabel dan bisa juga pada salah satu
peralatan listrik.
Untuk mengetahuinya, lakukan langkah-langkah berikut ini:
-
Lepas semua peralatan listrik di dalam rumah, cabut colokannya dari stop
kontak dan jangan lupa OFF-kan saklar lampu. -
Kemudian, naikkan tuas MCB listrik, kalau langsung turun lagi maka berarti
yang korslet adalah kabel. -
Jika tidak turun lagi, maka berarti korsletingnya terjadi pada salah satu
peralatan listrik. -
Nyalakan satu per satu peralatan listrik di dalam rumah, cari peralatan yang
ketika dinyalakan membuat MCB listrik turun lagi. -
Setelah ketemu, lepaskan alat tersebut dari sumber arus listrik, kemudian
naikkan kembali tuas MCB listrik, pasti tidak akan turun lagi.
Jika penyebab turunnya MCB listrik dicurigai karena beban listrik berlebih,
maka berarti Anda harus mengurangi pemakaian listrik di dalam rumah.
Solusi lainnya, bisa dengan tambah daya, misalnya daya listrik Anda sekarang 450 VA, naikkan satu tingkat ke 900 VA, segini biayanya: Biaya Tambah Daya Listrik 450 ke 900 VA.
Setelah tambah daya, maka dijamin listrik tidak akan trip lagi.
Namun, penanganan masalah ini akan berbeda jika ternyata turunnya MCB listrik
disebabkan oleh kondisi MCB yang telah rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
Dalam kondisi ini, tidak ada yang bisa dilakukan selain melaporkannya kepada
pihak PLN, karena semua hal yang berkaitan dengan meteran dan MCB listrik merupakan
kewenangan dari PLN.
Jangan memperbaikinya sendiri apalagi sampai melakukan penggantian MCB, karena
tindakan ini dikategorikan sebagai pelanggaran yang dapat berakibat sanksi
atau denda.
Baca di sini:
Denda Mengganti MCB Sendiri.
Memangnya PLN tahu kalau kita telah mengganti MCB listrik sendiri? Pasti tahu,
karena terdapat perbedaan antara MCB PLN dan MCB toko.
Baca di sini: Perbedaan MCB PLN dan Toko
Jadi, sebaiknya segera laporkan saja ke PLN, caranya sangat mudah kok, berikut
ini langkah-langkahnya:
-
Hubungi petugas PLN di nomor (kode area) 123, misalnya jika Anda berada di
Jakarta tekan nomor (021) 123. - Setelah terhubung, ceritakan masalah MCB listrik Anda yang sering turun.
- Petugas akan segera mencatat keluhan Anda.
-
Biasanya PLN akan meminta nomor ID meteran/pelanggan Anda dan nomor telepon
yang dapat dihubungi. -
Kemudian, tunggu sampai ada petugas PLN yang menelpon di nomor yang
diberikan tadi. -
Terakhir, PLN akan mengirim petugas ke rumah Anda untuk mengecek kondisi
MCB.
Berdasarkan pengalaman, untuk kasus kerusakan MCB maka petugas PLN akan
langsung melakukan penggantian dengan MCB baru.
Tenang saja, proses penggantian MCB tersebut tidak dipungut biaya alias
gratis.
Kesimpulan
Jadi, MCB listrik yang sering turun umumnya disebabkan oleh pemakaian beban
listrik berlebih, kerusakan instalasi atau peralatan listrik (korslet/hubung
singkat), dan bisa juga karena kondisi MCB yang telah aus atau rusak.
Demikianlah informasi tentang penyebab dan cara mengatasi MCB listrik yang
sering turun, bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.