Batas Maksimal Pembayaran Listrik 900 Watt Sebulan

Apakah Anda pemakai listrik 900 watt? Udah tahu belum berapa batas maksimal
pembayarannya setiap bulan? Nah, Mimin telah merincinya di sini, yuk
disimak
.

Gimana kabarnya? Semoga kita semua selalu sehat, di artikel kali ini Mimin
akan berbagi informasi seputar batas maksimal pembayaran
listrik 900 VA
dalam sebulan.

Bagi Anda yang belum tahu, pembayaran listrik itu ada batasnya
lho sebagai konsekuensi dari adanya limit kWh atau batas pemakaian yang
berlaku di setiap golongan daya PLN.

Limit kWh membuat pelanggan memiliki jatah kWh setiap bulannya dan hanya
sebatas jatah itulah yang bisa dihabiskan, tidak boleh lebih.

Banyaknya jatah kWh bulanan bergantung pada besar daya yang dipakai, semakin
besar maka semakin banyak pula jatah kWh bulannya.

Selanjutnya, dari jatah kWh bulanan ini kita bisa hitung batas maksimal
pembayaran listrik suatu daya dalam sebulan.

Lantas, bagaimana cara mengetahui limit kWh setiap daya? Ada rumusnya, disebut
dengan rumus maksimal jam nyala.

Rumus inilah yang akan kita gunakan untuk menentukan limit kWh daya 900 VA
sehingga bisa diketahui maksimal pembayaran listriknya.

Baiklah, langsung saja simak uraian berikut ini…

Batas Maksimal Pembayaran Listrik 900 Watt Sebulan

Untuk diketahui, berdasarkan ketentuan
PLN yang
berlaku di tahun 2024 ini, batas maksimal pemakaian listrik (limit kWh) untuk
daya 900 watt setiap bulannya adalah 648 kWh.

Sehingga, maksimal pembayaran listriknya sebulan adalah Rp. 392.040 untuk 900
VA subsidi dan Rp. 876.096 untuk 900 VA non subsidi.

Batas pemakaian dan pembayaran ini didasarkan pada ketentuan maksimal jam
nyala, yaitu 720 jam/bulan, kemudian dihitung menggunakan rumus batas maksimum
kWh, yaitu:

  • Limit kWh 900 watt: 720 jam x (900/1000) = 648 kWh
  • Pembayaran maksimal 900 watt subsidi: 648 kWh x Rp. 605 = Rp. 392.040
  • Pembayaran maksimal 900 watt non subsidi: 648 kWh x Rp. 1352 = Rp. 876.096

Dengan adanya batasan ini, maka pelanggan listrik 900 watt PLN tidak akan bisa
membeli listrik melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.

Batasan ini sendiri bertujuan untuk mengatur pemakaian listrik masyarakat agar
tidak boros menggunakan listrik, apalagi kita tahu bahwa daya 900 watt ada
yang menerima subsidi dari pemerintah.

Jika tidak dibatasi, maka daya 900 watt subsidi tersebut rawan disalahgunakan
oleh orang-orang yang tidak berhak mengingat harga listriknya yang sangat
murah, yaitu Rp. 605/kWh.

Olehnya itu, masyarakat diharapkan untuk menghitung secermat mungkin pemakaian
listriknya agar jatah kWh yang dimiliki cukup dalam sebulan.

Karena, kalau sampai habis sebelum pergantian bulan, meteran tidak akan bisa
lagi diisi di bulan tersebut dan harus menunggu sampai bulan berikutnya.

Tips Mengatur Pemakaian Listrik agar Tidak Melebihi Batas

Oleh karena jumlahnya yang terbatas, maka pelanggan harus pintar-pintar
mengatur pemakaian listrik agar jatah kWh yang dimiliki cukup setiap bulannya.

Meskipun kita tahu bahwa batas pemakaian daya 900 watt adalah 648 kWh, tetapi
usahakan daya listrik yang dipakai di bawah dari nilai tersebut.

Agar pemakaian dayanya tercukup sampai pergantian bulan, Mimin sarankan untuk
menggunakan alat-alat hemat daya atau rendah watt di rumah.

Bagaimana dengan pasang AC Min? Apakah limit kWh-nya masih mencukup? Daya 900
watt boleh-boleh saja pasang AC, tetapi sebaiknya 1/2 PK saja agar tidak
terlalu banyak menghabiskan daya.

Kalau memang dirasa limit kWh 900 watt tidak mencukup kebutuhan listrik
sebulan, maka berarti Anda harus segera naik daya.

Bisa naik 1 tingkat ke daya 1300 VA, segini biayanya:
Biaya Tambah Daya Listrik 900 ke 1300 VA.

Penutup

Meskipun ada batas maksimal pemakaian listrik, tetapi pelanggan listrik 900
watt tidak perlu khawatir limit dayanya tidak mencukupi.

Jatah daya sebesar 648 kWh/bulan ini cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan
bisa bertahan sampai akhir bulan asalkan tidak digunakan secara berlebihan.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang batas maksimal pemakaian listrik 900 watt,
bagikan jika dirasa bermanfaat, terima kasih.

Leave a Comment